TASIKMALAYA, PERHUTANI (19/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya terus memperkuat kolaborasi strategis bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Pemerintah Desa Cigalontang melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi yang dilaksanakan di Desa Cigalontang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis (16/04).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Perhutani dalam membangun sinergi yang lebih solid dengan para pemangku kepentingan di tingkat tapak guna mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan, khususnya di wilayah BKPH Singaparna.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya, Rodiana Rahman, Asper/KBKPH Singaparna, Ato Susanto, serta anggota Polisi Kehutanan (Polhut) yang turut mendampingi pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keselarasan (alignment) dan komitmen bersama antara Perhutani, LMDH, dan pemerintah desa dalam mengoptimalkan pengelolaan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan.
Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya, Rodiana Rahman, menyampaikan bahwa kolaborasi strategis dengan pemangku kepentingan lokal merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan program Perhutani.
“Sinergi dengan pemerintah desa dan LMDH bukan hanya sebatas koordinasi, tetapi menjadi kekuatan utama dalam mendorong keberhasilan pengelolaan hutan. Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cigalontang, Deni Nugraha, S.IP., menyambut baik langkah Perhutani dalam membangun kolaborasi yang lebih intensif serta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program kehutanan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Perwakilan LMDH Giri Jaya juga menyampaikan harapannya agar kemitraan yang telah terjalin dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kehutanan yang berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut turut dibahas sejumlah isu strategis, antara lain penguatan kelembagaan LMDH, optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan, serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.
Melalui kegiatan ini, Perhutani bersama LMDH dan pemerintah desa optimistis dapat membangun kolaborasi yang semakin kuat dan berkelanjutan dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif, adaptif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)
Komentar
Belum ada komentar.
Login untuk memberikan komentar.